Ongkos Kirim dari China ke Indonesia

Jika Anda ingin belanja dalam skala kecil dari China ke Indonesia tentu tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu menggunakan jasa pengiriman maka semua sudah diatasi dengan baik. Apalagi jika harga total belanja Anda, kurang dari $100. Tapi bagaimana jika Anda ingin belanja dalam jumlah banyak, dan ingin menjualnya kembali di Indonesia, atau dengan kata lain, Anda ingin mengimport barang dari China ke Indonesia. Apa yang harus dilakukan dan berapa ongkos kirim dari China ke Indonesia

Menggunakan jasa Forwarder

Untuk mengatasi masalah seperti ini, sebenarnya tidak terlalu sulit, yang harus Anda lakukan adalah menghubungi pihak forwarder China ke Indonesia. Saat ini tentu tidak terlalu sulit menemukan penyedia jasa tersebut, terutama di media online. Ada cukup banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan penyedia jasa tersebut. Salah satunya adalah layanan All In, yang membuat Anda hanya terima beres, akan berbagai macam hal yang memang sebaiknya urus terlebih dahulu, mulai dari perizinan, cukai, ongkos kirim, pajak, biaya pembuatan dokumen dan hal-hal lainnya. 

Anda hanya akan diminta sejumlah biaya, yang nantinya rincian total biayanya akan dikirim oleh pihak forwarder. Jadi, artinya Anda hanya akan mengirimkan 1 kali transfer uang, dan hanya perlu menunggu barang yang dipesan datang ke alamat Anda. 

Menilik biaya jasa Forwarder

Adapun biaya jasa forwarder atau jasa ekspedisi ini, umumnya akan terbagi menjadi 2, yaitu :

  1. Via laut / By Sea

Untuk proses perhitungan ongkos kirim dari China ke Indonesia menggunakan jalur pengiriman laut ini, adalah dengan menggunakan hitungan biaya per kubikasi / per CBM. Cara menghitungnya adalah Panjang X Lebar X Tinggi dari dimensi dus (yang dihitung dalam satuan cm) / 1.000.000. 

Berikutnya, Anda harus menanyakan pada pihak forwarder, tentang berapa biaya pengiriman menggunakan laut per 1 CBM-nya.  

  1. Via udara / By Air 

Beda jalur pengiriman, maka beda pula biaya kirim yang akan Anda bayarkan. Untuk perhitungan pengiriman menggunakan jalur udara, akan dihitung menggunakan sistem per kg / Kilogram. Dalam hal ini, Anda sebaiknya memperhatikan volume produk yang akan dikirim. Tanyakan pada pihak forwarder secara langsung, berapa biaya pengiriman per kg-nya menggunakan udara. Jadi dengan kata lain, total volume per kg barang yang akan dikirim X harga per kg = biaya yang harus Anda bayar. 

Biaya tambahan lainnya yang harus diperkirakan

Selain memperhitungkan salah satu dari 2 pilihan pengiriman ini, ada juga beberapa biaya lainnya yang sebaiknya juga diperhatikan, seperti biaya forklift, barang yang mempunyai nilai invoice tinggi, ada tidaknya tax refund, terjadinya redline, dan yang lainnya. 

Hal-hal seperti itu, yang nantinya akan dikabarkan kembali oleh pihak forwarder, selain rincian ongkos kirim dari China ke Indonesia, yang akan dibayarkan nantinya. 

Artikel Lainnya

Konsultasi gratis sekarang