Mengulas Sistem Import Door To Door: Praktis Importir Tinggal Duduk Manis

Import door to door

Jasa layanan import dan ekspor ke luar dan dalam negeri kini semakin berkembang seiring dengan terbukanya pasar bebas. Hal ini bisa dilihat dari berkembangnya sistem yang ada salah satunya adalah berkembangnya sistem import door to door. Pelayanan pengiriman dengan sistem ini merupakan salah satu layanan yang cukup umum digunakan baik oleh perusahaan maupun individu.

Pengertian Sistem Import Door to Door

Jika dijabarkan secara umum pengiriman dengan sistem impor door to door adalah jenis pengiriman yang komperhensif. Sistemnya dengan mengumpulkan barang-barang di satu lokasi. Kemudian diatur lagi pengirimannya ke lokasi lain sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sistem import ini pastinya akan melibatkan berbagai pihak dalam prosesnya seperti pengirim dan penerima barang. Pemiliki gudang penyimpanan dan lain sebagainya.

Adapun proses pengoperasian dan pengelola sistem ini adalah seseorang yang disebut forwarder. Posisi inilah yang akan bertanggung jawab mengawasi pengiriman untuk mengambil barang dari gudang pengirim hingga sampai di tangan penerima.

Jika disimpulkan sistem import door to door adalah layanan pengiriman melalui luar negeri (ekspor) yang akan maksud ke dalam negeri dengan menggunakan jasa forwarder. Forwarder akan berperan sebagai pihak yang berkewajiban untuk mengirimkan barang sampai ke tangan penerima. Tidak hanya sampai ke pelabuhan saja.

Cara kerja Sistem Import Door to Door

Setelah mengetahui konsep dan pengertian dari sistem impor door to door. Selanjutnya akan dijelaskan bagaimana cara kerja sistem import satu ini.

1. Transaksi Importir dengan Supplier dan Pihak Forwarder

Tahap pertama dari sistem ini adalah importir atau penerima barang menghubungi supplier untuk bertransaksi. Setelah transaksi sudah ditentukan, importir bisa menghubungi pihak forwarder untuk mengatur pengiriman. Di tahap ini negoisasi akan dilakukan, pihak forwarder dan importir akan menentukan harga dan bagaimana cara pengiriman yang diinginkan.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam tahap ini seperti dimensi barang yang diimport, jenis barang, jumlah barang dan sebagainya. Setelah kesepakatan dicapai barulah pihak forwarder akan mengirimkan alamat gudang penyimpanan yang bisa digunakan sebagai alamat pengiriman.

2. Importir Menyerahkan Data Pendukung Kepada Forwarder

Setelah alamat pengiriman telah diatur, importir harus menyerahkan data pendukung pada forwarder. Data yang diminta seperti invoince pembelian dan sebagainya yang berhbungan dengan transaksi yang dilakukan oleh importir.

3. Barang Dikirim Ke Gudang Forwarder

Setelah itu pihak supplier akan mengirimkan barang ke gudang penyimpanan milik pihak forwarder. Dari tahap ini forwarderlah yang akan mengatur pengiriman ke negara tujuan. Pengiriman akan dilakukan sesuai dengan persetujuan awal yang dilakukan di tahap pertama.

Pihak forwarder juga yang akan mengatur surat perizinan, bea cukai, dan proses-proses administrasi lainnya. Sehingga importir tidak perlu repot-repot untuk mengurus hal-hal yang bersifat administratif ini sendiri.

4. Barang Dikirim ke Dalam Negeri

Setelah perizinan dan pengaturan pengiriman telah ditentukan, forwarder akan mengirimkan barang ke negara tujuan. Pengiriman akan diawasi sepenuhnya oleh pihak forwarder sehingga importir tidak perlu khawatir. Setelah barang sampai di negara tujuan, barang akan disimpan lebih dahulu di gudang penyimpanan forwarder.

Kemudian pihak forwarder akan menghubungi pihak importir kalau barang telah sampai di gudang penyimpanan forwarder untuk mengambil barangnya. Sebelum bisa membawa barang-barang yang sudah dikirimkan. Pihak importir harus sudah melunasi pembayaran jasa yang digunakan. Setelah itu barulah pihak importir diperbolehkan membawa paket yang diimport.

Dilihat melalui sistem di atas bisa dilihat jika sistem import door to door ini akan sangat menguntungkan anda sebagai pihak importir. Terutama bagi anda yang masih awam dengan dunia ekspor dan import. Atau anda yang baru saja memulai bisnis anda di bidang ekspor dan import.

Dengan sistem import ini, anda tidak perlu lagi pusing mengurus berbagai perizinan seperti PPN, PPH, Bea Cukai dan urusan administrasi lainnya dalam proses import. Karena semua sudah diurus dan diawasi oleh pihak forwarder.

Keuntungan dari Sistem Import Door to Door

Seperti yang dituliskan sebelumnya, sistem ini akan mempermudah anda sebagai pihak importir barang. Bahkan ada banyak keuntungan lain yang bisa dirasakan pihak importir jika menggunakan sistem ini. Berikut ini adalah keuntungan yang didapatkan dari proses import door to door.

1. Praktis dan Tidak Ribet

Keuntungan yang pertama pastinya prosesnya yang praktis dan tidak ribet bagi pihak importir. Anda tidak perlu khawatir dengan barang anda yang dikirim dari luar negeri. Karena sudah ada pihak forwarder yang mengawasi. Berbeda pula dengan sistem port to port, di mana anda sebagai pihak importir harus mengambil barang ke pelabuhan dan mengurus data-datanya.

Dengan sistem door to door, anda bisa meminta pihak forwarder untuk mengirimkan langsung barang ke alamat anda. Tentu saja, layanan ini akan membuat proses jadi lebih praktis dan anda sebagai pihak importir tinggal menunggu saja sampai barang tiba.

2. Solusi Cepat untuk Barang Lartas atau Barang Larangan Pembatasan

Sistem door to door bisa menjadi solusi yang cepat dan tepat untuk pengiriman barang lartas. Barang lartas atau larangan pembatasan adalah barang yang membutuhkan perizinan khusus agar tidak terjadi penundaan pengeluaran, pemuatan, dan pengiriman terhadap barang kena cukai atau barang terkait lain.

Tentu saja, pengurusan izin untuk barang lartas ini akan jauh lebih rumit dan sulit dibandingkan barang biasa. Apalagi jika dilakukan pihak importir yaitu anda seorang, karena itu akan lebih cepat prosesnya jika menggunakan jasa forwarder. Terutama jasa forwarder yang terpercaya dan sudah memiliki nama di bidang ini.

3. Harga Sudah Termasuk Semua Layanan

Dengan semua kepraktisan dan layanan yang ada banyak yang berpikir menggunakan jasa forwarder pastinya akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Ternyata anggapan ini salah besar, jika dibandingkan dengan kemudahan yang bisa didapatkan. Mulai dari biaya penanganan ekspor, pengepakan, pengiriman, penyimpanan, sampai untuk mengurus perizinan seperti PPN, PPH dan sebagainya. Harga yang ditawarkan termasuk terjangkau.

Biasanya pihak forwarder akan memberikan harga yang lengkap artinya satu harga sudah termasuk semua layanan dan kemudahan yang disebutkan di atas. Apalagi jika pihak forwarder memberikan garansi dan asuransi dalam jasa paket jasa pengiriman. Jadi anda sebagai pihak importir tidak perlu khawatir ada biaya-biaya lainnya yang membuntuti nantinya.

4. Pengiriman yang Bebas

Anda sebagai pihak importir bisa memilih sendiri waktu pengiriman yang diinginkan. Tidak hanya waktu anda juga bisa menentukan cara pengiriman barang. Melalui laut atau melalui udara, anda juga bisa meminta pihak forwarder untuk mengirimkan barang ke alamat penerima sesuai dengan waktu yang anda inginkan.

5. Menekan Biaya yang Dikeluarkan

Menggunakan jasa forwarder dan sistem import door to door bisa dikatakan jauh lebih hemat dari sistem yang lainnya. Karena sistem ini bisa menekan pengeluaran biaya anda sebagai pihak importir. Hal ini disebabkan pembayaran dari jasa ini ditentukan dari nilai fisik barang yaitu berdasarkan volume atau beratnya saja yang diterima dari tempat tujuan.

Harga dari jasa ini tidak dipengaruhi oleh nilai barang yang dikirimkan seperti berapa nilai invoicenya. Tentu saja, hal ini bisa membuat biaya pengiriman dan penggunaan jasa dapat lebih murah. Sehingga jauh lebih hemat daripada sistem lain yang menilai dari nilai invoice barang.

Itulah keuntungan-keuntungan yang bisa didapatkan apabila anda sebagai pihak importir memilih untuk menggunakan jasa import door to door. Memang ada banyak cara dan jalan yang bisa ditempuh pihak importir untuk mengirim barang dari luar negeri hingga sampai ke Indonesia. Namun bagi anda yang masih awam dan baru di bidang ekspor dan import. Menggunakan jasa forwarder dan sistem door to door sangatlah direkomendasikan.

Namun sebagai pihak importir, anda juga harus mencari referensi serta perbandingan dan terus mengupdate informasi. Dengan begitu proses transaksi bisa berjalan dengan baik dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Semoga informasi di atas bisa memberikan pengetahuan dan informasi baru bagi anda. Khususnya anda yang sedang termotivasi untuk memulai bisnis di bidang import dan ekspor. Tetap semangat dan jadilah pembeli yang cerdas.

Artikel Lainnya

Konsultasi gratis sekarang